TKI di Hong Kong menuntut keadilan

Serikat pekerja migran asal Indonesia berunjuk rasa di luar kantor Konsulat Jenderal RI di Hong Kong menuntut keadilan untuk Erwiana Sulistyaningsih yang diduga disiksa majikannya.

Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Serikat pekerja migran asal Indonesia dan aktivis pembela hak-hak buruh migran mendatangi kantor Konsulat Jenderal RI di Hong Kong sebagai tanda solidaritas untuk Erwiana Sulistyaningsih, TKI asal Jawa Timur yang diduga disiksa majikannya. (Foto: Martin Yip/BBC Chinese)
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Para pengunjuk rasa juga memberikan petisi kepada Konsulat Jenderal RI berisi sejumlah tuntutan antara lain agar hanya agen penyalur resmi yang bisa mengontrak pekerja migran.
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Aksi bertajuk "Keadilan untuk Erwiana" ini juga bertujuan mendesak aparat Hong Kong agar menjatuhkan hukuman kepada si majikan. Foto: AFP
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Erwiana mengatakan ia tidak diberi makan oleh majikannya, seorang wanita berusia 40-an, sehingga ia terpaksa mencuri kue milik majikannya yang kemudian diganjar dengan siksaan.
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Dalam aksi di depan Konsulat Jenderal RI hari ini, seorang TKI mengaku ia juga pernah disiksa oleh majikan Erwiana. Namun ia tidak melaporkan tindakan itu. Wartawan BBC di Hong Kong, Martin Yip, mengatakan masyarakat di pulau itu memandang kasus ini sebagai "skandal". Foto: AFP
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, November 2011 lalu, Amnesty International merilis laporan bahwa dari 300.000 pembantu rumah tangga di Hong Kong, separuhnya berasal dari Indonesia dan mereka mengalami "kerja paksa" dan juga penganiayaan.
Demo TKI Hong Kong
Keterangan gambar, Meski risiko mengintai TKI, Hong Kong tetap menjadi salah satu tujuan kerja karena gaji yang ditawarkan pemerintah Hong Kong terbilang besar yaitu HK$3.900 (Rp6 juta).