Menelusuri sejarah mutiara dari awal masa kekaisaran Romawi hingga kini, lewat pameran di London.
Keterangan gambar, Berbagai mutiara alami dan buatan menjadi tema pameran yang digelar oleh Museum Victoria & Albert di London.
Keterangan gambar, Dalam pameran mutiara ini ditampilkan lebih 200 macam perhiasan dan karya seni, dengan aneka warna dan bentuk.
Keterangan gambar, Mutiara, yang sudah sejak lama dihubungkan dengan kekayaan dan gaya yang glamor, memiliki sejarah yang menarik dari permulaan masa kekaisaran Romawi hingga kini.
Keterangan gambar, Mutiara selalu menjadi lambang kekuasaan dan posisi di masyarakat karena kelangkaan dan harganya yang sangat mahal. Jadi para bangsawan berusaha mencari mutiara terbesar, seperti dijelaskan oleh ahli sejarah perhiasan, Beatriz Chadour-Sampson.
Keterangan gambar, Fokus utama pameran ini adalah representasi mutiara bersejarah, mulai dari perhiasan zaman Romawi kuno yang dibuat pada abad pertama sampai sejumlah karya seni kontemporer kreasi perancang masa kini.
Keterangan gambar, Pameran ini juga menunjukkan bagaimana selera tiap-tiap budaya berbeda-beda, begitu pula dengan perubahan desain perhiasan.
Keterangan gambar, Mutiara alami berasal dari Teluk Persia, di mana memancing mutiara pernah menjadi tumpuan ekonomi.
Keterangan gambar, Kemudian mutiara buatan mulai dikembangkan. Sebelumnya, menemukan mutiara bergantung pada keberuntungan, tetapi teknik menanam mutiara ke dalam cangkang tiram untuk menghasilkan mutiara telah berhasil dikembangkan di Jepang.
Keterangan gambar, Salah satu koleksi yang dipamerkan adalah hiasan rambut emas dari zaman Romawi abad ketiga, yang dirangkai dengan mutiara alami dan zamrud. Pameran mutiara adalah hasil kerjasama dengan Otorita Museum Qatar.
Keterangan gambar, Koleksi lain yang sangat menawan adalah liontin mutiara alami dengan emas dan batu delima yang dibuat di Jerman. Pameran mutiara di Museum Victoria & Albert digelar hingga bulan Januari 2014.