Kisah tragis 'Mulan' Indonesia: Muda bela negara, tua menggelandang di Jakarta

Keterangan video, Kisah tragis 'Mulan' Indonesia: Muda berjuang bela negara, tua menggelandang di Jakarta

Berbicara soal pejuang kemerdekaan, nama The Sin Nio mungkin tidak akrab di telinga sebagian besar rakyat Indonesia. Padahal Sin Nio bukanlah veteran perang biasa.

Perempuan keturunan Tionghoa ini mengubah namanya dan menyamar sebagai pria agar bisa ikut berjuang demi merebut kemerdekaan.

Namun, kisah hidupnya tragis. Di masa tuanya, haknya sebagai veteran tidak kunjung diberikan negara. Dia hidup menggelandang di Jakarta.

Pada 1976, Sin Nio akhirnya memperoleh pengakuan sebagai pejuang yang turut aktif mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Surat pengakuan itu dikeluarkan Mahkamah Militer Yogyakarta.

Simak juga:

Namun, SK sebagai veteran perang tidak diiringi dengan hak pensiun. Bertahun-tahun, Sin Nio hidup menggelandang karena perbekalan sudah habis.

Uang pensiun sebesar Rp28.000/bulan baru cair beberapa tahun kemudian. Sin Nio memilih untuk hidup di gubuk liar, dan sebagian uang pensiunnya dikirim ke keluarga.

Sin Nio juga pernah mendapat janji dari pemerintah untuk memperoleh tunjangan perumahan, tapi belum sempat terealisasi sampai akhirnya ia tutup usia pada 1985.

Sebagai bentuk penghormatan, perusahaan pengembang gim Anantarupa Studios mengabadikan sosok The Sin Nio sebagai salah satu karakter dalam gim MOBA, Lokapala: Saga of The Six Realms.

"Tujuannya agar anak muda bisa lebih mengenal sosok-sosok pahlawan yang tidak mereka pelajari saat di sekolah," ujar Ninoi Kiling, Lead IP Project Anantarupa Studios.

Video produksi: Muhammad Irham dan Lesthia Kertopati