Longsor gletser Himalaya: Upaya penyelamatan ratusan pekerja yang terjebak reruntuhan
Sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 150 lainnya belum diketahui nasibnya setelah bukit gletser Himalaya longsor ke sungai sehingga menyebabkan banjir bandang di India bagian utara.
Terjangan banjir itu sampai menjebol sebuah bendungan dan membanjiri wilayah perbukitan di Negara Bagian Uttarakhand.
Ratusan tentara, dengan sejumlah helikopter dan pesawat, telah dikerahkan ke kawasan itu.
Pada Senin (08/02) pagi mereka mulai mencari para penyintas. Para pejabat mengatakan sejauh ini sebanyak 25 orang telah diselamatkan.
Simak juga:
Kepolisian Uttarakhand mengungkapkan bahwa longsoran gletser itu terjadi sekitar pukul 11 waktu setempat dan menghancurkan bendungan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rishiganga.
Polisi mengungkapkan bahwa hal itu terjadi karena luapan Sungai Dhauli Ganga dan merusak proyek pembangkit listrik lain di bagian hilir di wilayah Tapovan.
Kepala Kepolisian Uttarakhand Ashok Kumar menyebut lebih dari 50 pekerja di Proyek Hidroelektrik Rishiganga dikhawatirkan tewas. Namun dia juga mengatakan beberapa pekerja lainnya telah diselamatkan dari lokasi.
Tim darurat berhasil menyelamatkan 16 pekerja yang sempat terjebak di suatu terowongan yang telah dipenuhi reruntuhan.
Media massa India mengatakan bahwa 30 pekerja lainnya terjebak di terowongan lain, yang hingga kini masih berupaya diselamatkan tim SAR.
