Hobi robotika yang bisa kembangkan kreativitas anak berkebutuhan khusus

Keterangan video, Anak disabilitas pembuat robot mainan

Hobi robotika bisa membantu mengembangkan kreativitas anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Salah satunya Emir (11) yang kini piawai merakit robot mainan bahkan menciptakan gim komputer.

Memiliki keterbatasan tidak menghalangi Emir mengejar hobinya. Sejak usia delapan tahun, Emir yang lahir dengan gangguan pendengaran, sudah menggeluti dunia robotik dan merakit mainannya sendiri.

Sang ibu yang melihat bakat anaknya itu pun terus mendukung, dengan mendatangkan pengajar robotik, sehingga keterampilan Emir terus terasah.

"Rakit-rakit lego, sampai yang kecil itu, yang dimensi-dimensi kecil suka bikin robot, itu dia suka bikin sama ayahnya. Nah dia kan berkebutuhan khusus, saya ingin mencari potensi anak yang bisa dikembangkan, makanya saya lihat suka rakit itu, makanya saya carikan guru robotik," kata Adilah Wina Fitria, sang ibu.

Simak juga:

Selama tiga tahun terakhir, tak terhitung jumlah robot yang dia rancang, mulai dari rangkaian robot sederhana seperti kincir dengan penggerak dinamo, hingga robot kendaraan yang meluncur.

Guru robotik Emir, Rudy Prihatin menyebut, kegiatan robotik anak-anak di Indonesia masih minim, dan hanya berpusat di Jawa karena keterbatasan pengajar. Padahal, kata dia, aktivitas ini dapat merangsang logika, psikomotorik, melatih kerjasama tim dan imajinasi anak.

Selain itu, Rudy juga ingin mematahkan mitos hobi robotika dikaitkan dengan kegemaran yang selalu mahal. Padahal, dengan modal Rp10.000, misalnya, anak-anak bisa membuat rangkaian robot sederhana.

Video produksi: Dwiki Marta dan Muhammad Irham