Pengungsi Suriah: Cerita Rouaa menanti suaka, dari 'tidak ada masa depan' ke 'saya akan menjadi dokter'

Keterangan video, Cerita Rouaa

"Saya punya boneka cantik yang saya sembunyikan di rumah saya di Suriah," kata Rouaa, saat pertama kali diwawancarai BBC News. Waktu itu usianya lima tahun.

BBC menemui Rouaa di sebuah kamp pengungsian di Ketermaya, Libanon. Keluarga Rouaa meninggalkan Suriah setelah wilayah tempat tinggal mereka terkena serangan kimia pada 2013.

Terdapat lebih dari enam juta warga Suriah yang mengungsi sejak perang pecah pada 2011. PBB menyebut, hanya sedikit dari pengungsi tersebut yang bisa mendapatkan suaka di negara baru.

Keluarga Rouaa termasuk yang beruntung.

Simak juga:

Setelah tujuh tahun tinggal di kamp pengungsian, mereka mendapatkan suaka di Inggris.

"Saya senang bisa mendapat tempat tidur sendiri." kata Rouaa, setelah tiba di Inggris. "Di sini (toiletnya) bersih, tidak kotor dan bau seperti di sana. Saya senang bisa mandi di kamar mandi sendiri," tambahnya.

Rouaa mengatakan dia akan rajin belajar. "Saya ingin menjadi dokter," ujarnya.