Perang kelompok yang mendakwahkan 'deradikalisasi' dan menyuarakan 'radikalisasi': Cerita perakit bom yang menghadapi ancaman pembunuhan

Ali Fauzi - adik Ali Gufron, Amrozi serta Ali Imron - mengatakan salah satu yang "meruntuhkan kesombongannya" dan beralih dari kelompok Jemaah Islamyah adalah melihat banyaknya korban pengeboman.

Tetapi perubahannya untuk menyuarakan deradikalisasi mendapat banyak tantangan dari kelompok radikal yang ia sebut masih berbahaya dan terus merekrut secara lebih cepat, dibandingkan upaya mereka sendiri.

"Tidak banyak orang yang siap menjadi Ali Fauzi, karena tantangan ancaman cukup kuat, bukan hanya ancaman verbal, ancaman pembunuhan selalu ada tapi jujur saya tidak takut karena apa yang saya lakukan, bagian dari perbuatan baik," kata Ali.

Simak juga:

Bersama teman-teman mantan kombatan, Ali mendirikan Yayasan Lingkar Perdamaian, yang berkantor di desa asalnya, Tenggulun, Lamongan, Jawa Timur, dengan kegiatan dipusatkan "membina mantan napi terorisme agar tidak kembali lagi ke perbuatan destruktif."

Langkah ini dimulai di penjara-penjara, sebelum narapidana dibebaskan.

Video produksi:

Produser: Endang Nurdin dan Rebecca Henschke

Video jurnalis : Haryo Wirawan