Virus corona: Ilmuwan AS kembangkan vaksin, uji klinis segera dilakukan
Para ilmuwan di San Diego, Amerika Serikat tengah mengembangkan vaksin untuk menangkal virus corona. Mereka mulai melakukannya saat virus baru tersebut diidentifikasi.
Sebelumnya, para ilmuwan tersebut tengah mengembangkan vaksin untuk virus corona yang lain, saat virus baru muncul. Menggunakan teknologi DNA yang sama, mereka kini sudah mendapatkan model vaksin untuk virus baru tersebut dan tengah berada di tahap produksi.
Simak juga:
- Virus corona dalam teori konspirasi dan hoaks: Video sup kelelawar, senjata biologi rahasia, hingga tim mata-mata
- Virus corona: WNI 'akan dievakuasi secepatnya' dari Hubei, pemerintah China 'siap fasilitasi' pemulangan
- Virus corona: Wabah terus menyebar ke sejumlah negara di luar China, WHO nyatakan 'darurat kesehatan global'
"Uji klinis pada manusia akan kami lakukan segera. Ini adalah proses produksi yang belum pernah dilakukan dalam proses pengembangan vaksin sebelumnya," kata Dr Kate Broderick dari departemen penelitian dan pengembangan Inovio, perusahaan riset teknologi imunoterapi untuk pencegahan penyakit menular dan kanker.
Badan Kesehatan Dunia WHO telah menyatakan status darurat global terhadap virus corona. Saat ini, menurut WHO, korban meninggal akibat corona berjumlah 213 orang dan pasien terjangkit lebih dari 9.000 orang.
