Kisah dokter buta-tuli pertama Inggris: 'Saya tidak boleh menyentuh pasien'

Alexandra Adams adalah dokter Dinas Kesehatan Inggris pertama yang tunanetra dan tuli.

Dalam wawancaranya dengan wartawan BBC, Victoria Derbyshire, Alexandra mengisahkan berbagai diskriminasi yang dia sebut dia alaminya.

"Di hari pertama saya bekerja di rumah sakit, seorang dokter senior mendatangi saya dan berkata, 'bayangkan jika Anda jadi pasien, apakah Anda mau dirawat oleh dokter difabel? tentu saja tidak.' Setelah itu, saya dipulangkan," tutur Alexandra.

Simak juga:

Ada juga saat seorang dokter, yang menurutnya, melarang Alexandra menyentuh pasien setelah menyadari dia tunanetra.

"Saya tidak ingin Anda menyentuh pasien lain," ujar Alexandra, mengulang kata-kata diskriminatif yang pernah dia terima.

Menurut Alexandra, diskriminasi pada dokter penyandang disabilitas seperti dia masih banyak terjadi, karena adanya stereotip kuno bahwa petugas kesehatan tidak boleh mengidap cacat fisik.

"Anda pikir di dunia kesehatan akan ada banyak orang yang sangat perhatian terhadap orang lain, namun kenyataannya tidak seperti itu," katanya.