You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Caleg stres, malu bertemu keluarga hingga mengamuk karena kecewa
Sejumlah calon anggota legislatif gagal terpilih untuk duduk di parlemen dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019. Beberapa dari sisanya berakhir stres.
Salah satunya Arif, bukan nama sebenarnya. Ia bertarung di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk duduk di kursi anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).
Sejak tiga hari setelah hari pencoblosan hingga Kamis (16/5) lalu, Arif justru duduk di tempat lain: panti rehabilitasi jiwa dan narkoba di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Ia stres usai gagal memperoleh kursi parlemen.
Tapi, tak semua caleg 'gagal' mengalami stres. Delianur, sudah dua kali berturut-turut gagal nyaleg, tapi dia bisa bertahan. "Dukungan keluarga jadi salah satu sebab utama yang membuat saya tidak stres," kata Delianur.
Video produksi: Rivan Dwiastono dan Oki Budhi