Apa itu super blood wolf moon?

Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena bulan purnama super atau 'supermoon' pada Senin (21/1) malam, tapi tidak akan bisa melihat gerhana bulan kemerahan atau yang disebut beberapa kalangan sebagai 'super blood wolf moon'.

Astronom Avivah Yamani mengatakan gerhana bulan kemerahan itu terjadi mulai 09:30 WIB, namun hanya bisa dilihat dari wilayah yang masih malam seperti Amerika, Eropa, Afrika, dan di Pasifik Tengah.

Simak juga:

Beberapa kalangan menyebut fenomena ini sebagai 'super blood wolf moon'. Kata 'super' merujuk pada fakta bahwa bulan akan berada pada jarak terdekat dengan Bumi sehingga akan tampak lebih besar dari biasanya di angkasa.

Adapun kata 'wolf' atau serigala merujuk dari sebutan terhadap bulan purnama pada Januari, yaitu 'wolf moon' yang kerap digunakan suku Indian di Amerika. Pasalnya, di waktu-waktu tersebut kerap terdengar lolongan serigala.