You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Menanam hutan di dasar Laut Aral
Laut Aral dulu merupakan salah satu danau terbesar di dunia, namun kini meranggas dan kering akibat proyek irigasi untuk perkebunan kapas di era Uni Sovyet tahun 60an.
Debu, garam dan pestisida yang ada di dasar danau terbang terbawa angin dan menyebabkan masalah kesehatan.
Mengatasi hal tersebut, pemerintah Uzbekistan menjadikan danau yang meranggas itu sebagai hutan dengan menanam jutaan pohon saxaul.