Galeri foto: Ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya

Ledakan bom terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) pukul 08.50 pagi. Empat petugas polisi dan enam warga sipil cedera, sementara seluruh pelaku yang berjumlah empat orang tewas. Sebagai tindak antisipasi, penjagaan dan pemeriksaan warga diperketat di sejumlah markas kepolisian.

Pasukan Brimob berpatroli

Sumber gambar, Getty Images/Ulet Ifansasti

Keterangan gambar, Polisi memperketat penjagaan menyusul terjadinya ledakan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5).
Pasukan Brimob berpatroli

Sumber gambar, Getty Images/Ulet Ifansasti

Keterangan gambar, Garis polisi dipasang 400 meter dari lokasi ledakan di Mapolrestabes Surabaya, menyusul ledakan yang terjadi Senin (14/5) pagi. Warga dan wartawan dilarang mendekat.
Polisi memeriksa warga

Sumber gambar, Getty Images/Juni Kriswanto

Keterangan gambar, Polisi memeriksa warga yang melintas di dekat Mapolrestabes Surabaya usai terjadinya ledakan pada Senin (14/5).
Pasukan Brimob berpatroli

Sumber gambar, Getty Images/Juni Kriswanto

Keterangan gambar, Pasukan Brimob bersiaga di sekitar Mapolrestabes Surabaya menyusul ledakan bom yang terjadi pada Senin (14/5) pagi. Bom tersebut melukai empat petugas dan enam warga sipil. Sementara empat pelaku serangan dipastikan tewas.
Pasukan Brimob berpatroli

Sumber gambar, Getty Images/Ulet Ifansasti

Keterangan gambar, Pasukan Brimob berpatroli di kawasan Mapolrestabes Surabaya usai ledakan bom pada Senin (14/5) pagi.
Pemeriksaan polisi di Mapolda Bali

Sumber gambar, ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF

Keterangan gambar, Petugas kepolisian memeriksa pengendara kendaraan bermotor di pintu masuk Mapolda Bali, Denpasar, Senin (14/5). Petugas memperketat penjagaan kawasan Markas Polda Bali pascaledakan bom di sejumlah titik di Surabaya.
Polisi memeriksa warga

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Ardiansyah

Keterangan gambar, Anggota Polresta Bandar Lampung bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan kepada para pengunjung yang ingin masuk ke Mako Polresta Bandar Lampung, Lampung, Senin (14/5). Prosedur pemeriksaan ini merupakan pengamanan dan tindak antisipasi pasca rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya.