NASA paparkan bukti air mengalir di Mars

Gambar-gambar dari Mars Reconnaissance Orbiter memperlihatkan bahwa selokan-selokan panjang pada kawah dan lereng, kemungkinan dibentuk oleh air asin yang mengalir di permukaannya hingga sekarang.

Dalam foto yang dikirim oleh Mars Reconnaisance Orbiter milik NASA, aliran gelap dan sempit di lembah Kawah Hale terbentuk oleh aliran air musiman di permukaan Planet Mars.
Keterangan gambar, Dalam foto yang dikirim oleh Mars Reconnaisance Orbiter milik NASA, aliran gelap dan sempit di lembah Kawah Hale terbentuk oleh aliran air musiman di permukaan Planet Mars.
Foto dari Mars Reconnaisance Orbiter milik NASA juga menunjukkan aliran kecil di lembah Kawah Garni yang terbentuk oleh aliran air musiman di permukaan Planet Mars. Para ilmuwan NASA menemukan bahwa di selokan-selokan di planet ini diidentifakasi beragam jenis garam dan es yang mencair.
Keterangan gambar, Foto dari Mars Reconnaisance Orbiter milik NASA juga menunjukkan aliran kecil di lembah Kawah Garni yang terbentuk oleh aliran air musiman di permukaan Planet Mars. Para ilmuwan NASA menemukan bahwa di selokan-selokan di planet ini diidentifakasi beragam jenis garam dan es yang mencair.
Foto dari Badan Luar Angkasa Eropa pada 16 Juli 2008 ini menunjukkan Echus Chasma, salah satu sumber air terbesar di Mars. Data ini diambil pada 25 September 2005. Tebing setinggi 4.000 meter di timur Echus Chasma pernah menjadi lokasi air terjun raksasa.
Keterangan gambar, Foto dari Badan Luar Angkasa Eropa pada 16 Juli 2008 ini menunjukkan Echus Chasma, salah satu sumber air terbesar di Mars. Data ini diambil pada 25 September 2005. Tebing setinggi 4.000 meter di timur Echus Chasma pernah menjadi lokasi air terjun raksasa.
Materi yang gelap menunjukkan jaringan perbukitan berwarna terang yang tampak mirip dengan jaringan air di Bumi.
Keterangan gambar, Materi yang gelap menunjukkan jaringan perbukitan berwarna terang yang tampak mirip dengan jaringan air di Bumi.
Foto dari NASA/JPL-Caltech/MSSS ini menunjukkan robot penjelajah Curiosity Mars milik NASA di situs 'Mojave', tempatnya mengumpulkan data dari Mount Sharp.
Keterangan gambar, Foto dari NASA/JPL-Caltech/MSSS ini menunjukkan robot penjelajah Curiosity Mars milik NASA di situs 'Mojave', tempatnya mengumpulkan data dari Mount Sharp.
(Dari kiri ke kanan) John Grunsfeld, administrator di Direktorat Misi Sains NASA, Jim Green, direktur program luar angkasa di Pusat NASA, dan Michael Meyer, ilmuwan utama untuk Program Eksplorasi Mars di Pusat NASA, menjawab pertanyaan saat konferensi pers tentang temuan 'bukti terkuat' air bergaram di Mars pada 28 September 2015 di Washington, DC. 'Misi kami di Mars untuk menemukan air dalam upaya mencari kehidupan di jagat dan kini kami punya bukti kuat akan apa yang selama ini kami yakini,' kata Grunsfeld.
Keterangan gambar, (Dari kiri ke kanan) John Grunsfeld, administrator di Direktorat Misi Sains NASA, Jim Green, direktur program luar angkasa di Pusat NASA, dan Michael Meyer, ilmuwan utama untuk Program Eksplorasi Mars di Pusat NASA, menjawab pertanyaan saat konferensi pers tentang temuan 'bukti terkuat' air bergaram di Mars pada 28 September 2015 di Washington, DC. 'Misi kami di Mars untuk menemukan air dalam upaya mencari kehidupan di jagat dan kini kami punya bukti kuat akan apa yang selama ini kami yakini,' kata Grunsfeld.