
Pendukung Thackeray merusak klinik milik paman wanita yang menulis kritik di Facebook.
Dua wanita India yang tinggal di dekat Mumbai dikenai dakwaan karena mengkritik pemerintah kota melalui komentar di Facebook.
Wanita pertama mengkritik dihentikannya sebagian besar kegiatan di Mumbai setelah kematian pemimpin Hindu sayap kanan, Bal Thackeray.
Sementara seorang perempuan lain yang setuju dengan komentar di Facebook itu juga dikenakan dakwaan.
Restoran, toko dan kantor tutup hari Sabtu lalu saat kematian Thackeray diumumkan.
Ia sangat dicintai oleh para pendukungnya namun dituduh memicu kekerasan antarkelompok termasuk dalam menghadapi warga Muslim.
Kantor berita Press Trust of India mengatakan dua perempuan itu telah dibebaskan dengan uang jaminan Senin (19/11).
'Memicu sentimen agama'
Wanita yang mengkritik langkah pemerintah itu telah mencabut komentarnya dan meminta maaf.
Namun para pendukung Thackeray merusak klinik ortopedi milik pamannya di daerah luar kota Mumbai.
Sejumlah pengamat mengatakan penahanan dua wanita itu merupakan upaya polisi untuk mencegah kekerasan oleh para pendukung Thackeray.
Pejabat polisi, Shrikant Pingle, di kota Palghar di utara Mumbai mengatakan kepada kantor berita AFP, "Dua wanita itu didakwa memicu sentimen agama."
Pingle mengatakan dua perempuan itu akan dikenakan dakwaan berdasarkan kitab undang-undang hukum pidana dan akta teknologi informasi.






