
Hakim menyesalkan tidak adanya latihan keterampilan bagi perempuan yang tidak bekerja.
Hakim di Pakistan memutuskan seorang perempuan yang dituduh sebagai mucikari untuk memperbaiki hidupnya dengan menghadiri kursus agama di masjid.
Ketua Pengadilan Tinggi Peshawar, Dost Mohammad Khan, memerintahkan mucikari itu harus mengkuti kursus agama setiap hari selama satu bulan.
Dia juga meminta agar imam masjid memberikan laporan tentang kemajuan yang dicapai perempuan tersebut jika program kursus selama sebulan tadi selesai.
Wartawan BBC di Islamabad, Haroon Rashid, melaporkan sanksi dalam bentuk pembinaan spritualitas untuk kasus perdagangan seks oleh hakim di Pakistan amat jarang dan kemungkinan belum pernah terjadi di masa lalu.
Hakim juga membebaskan dengan jaminan empat perempuan lain yang ikut membantu sang mucikari dan juga seorang pria tersangka pelanggan usaha perdagangan seks.
Dalam menyampaikan keputusannya, Dost Mohammad Khan, menyesalkan tidak tersedianya sarana latihan keterampilan bagi para perempuan yang tidak memiliki pekerjaan.
Bagaimanapun penasehat hukum mucikari tersebut menyebutkan tuduhan yang diajukan polisi itu tidak berdasar.
Adapun imam yang mendapat tugas membina mengatakan kepada BBC bahwa dia sudah mendengar keputusannya namun belum ada yang datang kepadanya untuk menyampaikan secara resmi.






