Media Inggris tak terbitkan foto telanjang Pangeran Harry

Terbaru  23 Agustus 2012 - 18:31 WIB
Pangeran Harry

Istana meminta Komisi Pers agar media tidak menerbitkan foto telanjang Pangeran Harry.

Organisasi-organisasi media di Inggris tidak menerbitkan foto cucu Ratu Elizabeth, Pangeran Harry, yang dilaporkan dalam keadaan telanjang dengan seorang wanita di satu hotel di Las Vegas.

Foto-foto itu pertama kali diterbitkan di situs Amerika dan segera menyebar ke seluruh dunia.

Para pejabat yang mewakili kerajaan mengontak pengawas media di Inggris untuk memberitahu bahwa penerbitan foto itu merupakan pelanggaran privasi pangeran berusia 27 tahun itu.

Sejumlah pengamat mengatakan penyelidikan etika media di Inggris yang baru-baru ini dilakukan terkait skandal penyadapan telpon, menyebabkan koran-koran melakukan sensor sendiri.

Sebelumnya pihak kerajaan telah memastikan bahwa mereka mengontak Komisi Pers terkait kemungkinan diterbitkannya foto telanjang Pangeran Harry itu.

Kemunduran bagi Harry

Kerajaan sempat mendengar sejumlah surat kabar mempertimbangkan untuk menerbitkan foto. Namun tidak ada yang melakukan.

Foto Pangeran Harry dan perempuan muda itu diterbitkan di situs gosip Amerika, TMZ.

Pihak istana telah memastikan foto itu adalah pangeran Harry.

Foto-foto tersebut diduga diambil di kamera telpon genggam hari Jumat lalu saat Pangeran Harry tengah berlibur dengan rekan-rekannya.

Mantan pengawal keluarga kerajaan Ken Wharfe menyatakan insiden itu merupakan kemunduran bagi Harry.

"(Foto) itu jelas mempengaruhi tugas yang telah ia lakukan dalam enam bulan terakhir, termasuk tugas sosial dan bahkan karir militernya," kata Wharfe.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>