Koran Afsel hapus lukisan cabul Presiden Zuma

Terbaru  29 Mei 2012 - 09:45 WIB

Lukisan Presiden Zuma dengan alat kelamin yang terlihat jelas sempat ditutup dengan cat merah dan hitam oleh para pendukungnya.

Sebuah koran Afrika Selatan menghapus sebuah gambar kontroversi yang melukiskan Presiden Jacob Zuma dengan alat kelamin yang terlihat jelas.

Lukisan dengan judul The Spear dihapus ''dengan semangat perdamaian.. dan karena ketakutan juga,'' kata editor Ferial Haffajee yang ditulis dalam editorial koran City Press.

Partai berkuasa Kongres Nasional Afrika, ANC sebelumnya menyatakan memboikot koran tersebut dan menuntut ke pengadilan pekan lalu agar lukisan dihapus dari pandangan publik.

Sejumlah massa pendukung Zuma juga melakukan pengrusakan terhadap lukisan tersebut.

Lukisan The Spear karya Brett Murray, seorang artis yang dikenal karena pekerjaannya seninya sering memprovokasi politik ini menimbulkan kecaman di Afrika Selatan.

Ribuan orang pendukung Zuma berdemo di jalan dengan mengatakan martabat Presiden Zuma telah dilanggar, sementara massa yang lain mempertanyakan kebebasan mengeluarkan pendapat - yang keduanya dilindungi dalam konstitusi Afrika Selatan.

Kasus ini dibawa ke pengadilan oleh ANC dengan tuntutan diajukan ke situs City Press dan Galeri Goodman di Johannesburg, yang memamerkan lukisan tersebut.

Dan editor City Press, Haffajee, memutuskan untuk menghapus gambar dengan alsan ''atmosfir yang mudah terbakar''.

Seorang wartawan City Press dilaporkan dilarang untuk meliput pertemuan serikat buruh, kopi koran City Press dibakar dan sejumlah wartawannya diancam, demikian penjelasan Haffajee.

"Kami sekarang menjadi simbol kemarahan sebuah bangsa dan kemarahan tidak pernah menjadi peran media bagi masyarakat,'' ujar Haffajee.

"Bagi setiap editor untuk merespon ancaman untuk menghapus sebuah artikel jurnalisme tanpa memberikan perlawanan adalah hal yang tak berprinsip, jadi kami akan melanjutkan perlawanan semampu kami.''

''Perdebatan tidak akan berakhir disini dan kita harus mengubahnya menjadi waktu untuk belajar, untuk kepentingan bagi kebebasan kita.''

Laku dijual

Partai berkuasa menilai lukisan tersebut ''kasar, tidak senonoh dan tidak menghormati'' Presiden Zuma dan menginginkan semua gambar yang dimuat di internet atau dimanapun untuk dihapus.

Sementara Galeri Goodman mengatakan tidak akan menurunkan The Spear, sebuah karya senilai £9.000 atau sekitar Rp133 juta sudah terjual sebelum aksi protes mengemuka.

Para pendukung ANC hari ini Selasa (29/05) dilaporkan akan menggelar demo ke galeri tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dimuat koran City Press, Zuma mengatakan dia terkejut dengan karya lukis tersebut.

''Lukisan ini menggambarkan saya dengan cara yang menunjukkan saya hidung belang, mata keranjang dan orang yang tak memiliki rasa hormat,'' katanya.

Presiden Zuma, yang memiliki empat istri, telah menuntut sejumlah perusahaan media lokal sebanyak 11 kali karena dianggap menyebar fitnah.

Sejumlah kasus berhasil diselesaikan, yang lainnya dihentikan, tetapi kebanyakan terus berlanjut.

Salah satu kasus adalah tuntutan di tahun 2008 terhadap salah satu seniman terkenal Afsel, Zapiro, yang menggambarkan Zuma akan memperkosa seorang figur perempuan yang membela keadilan - kasus ini akan disidangkan Oktober nanti.

Zuma sendiri pernah dituduh memperkosa pada tahun 2006 meski akhirnya tuntutan dibatalkan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>