Berkunjung ke gereja yang jemaatnya memakai sorban dan kerudung

Kristen Ortodoks Ethiopia memiliki tradisi dan cara beribadah yang unik. Jemaat prianya memakai sorban, sedangkan jemaat perempuannya memakai kerudung.

St George at Lalibela

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Kristen Ortodoks Ethiopia adalah salah satu aliran agama Kristen tertua di Afrika. Pusatnya berada di Lalibela, sekitar 340 kilometer sebelah utara ibu kota Ethiopia, Addis Ababa. Di Lalibela sendiri terdapat 11 gereja tua. Setiap gereja unik karena dibangun di dalam lereng gunung. Salah satunya adalah Gereja Santo Giorgis yang dibangun pada abad ke-12. Diperlukan 20 tahun untuk membentuk bangunan yang menjadi Warisan Dunia versi UNESCO ini.
ethiopia

Sumber gambar, Sean Gallup/Getty Images

Keterangan gambar, Pembangunan Gereja Santo Giorgis dicetuskan Kaisar Ethiopia, Gebre Mesqel Lalibela, yang ingin menciptakan tempat ziarah alternatif bagi umat Kristen Ortodoks Ethiopia lantaran saat dia berkuasa umat Muslim masih menguasai Kota Jerusalem. Lalibela merupakan ibu kota Ethiopia hingga abad ke-13.
Baptism in a church in Lalibela, priests presiding on the left

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Jemaat Gereja Kristen Ortodoks Ethiopia rela melakukan napak tilas sejauh ratusan kilometer untuk mencapai Lalibela saat Minggu Palem. Pada foto ini tampak prosesi baptis anak sedang berlangsung.
Church of St Giorgis of Lalibela

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Penampakan arsitektur Gereja Santo Giorgis di Lalibela.
Father Wedaj

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Romo Wedaj adalah kepala Gereja Santo Giorgis di Lalibela. Pada foto ini dia tengah memberkati para umat yang baru tiba dari perjalanan napak tilas untuk mencapai gereja tersebut pada perayaan Paskah, yang jatuh pada 8 April dalam kalender Ortodoks.
An Ethiopian nun at the Church of St Mary of Zion in Axum

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Seorang biarawati dari Gereja Santa Maria di Axum berjalan dekat karpet merah yang digelar di sekitar gereja menjelang perayaan Paskah.
An Ethiopian monk reads the Bible

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Seorang biarawan Ethiopia sedang membaca Injil sambil bersandar pada tembok Biara Santa Maria di Axum
ethiopia

Sumber gambar, Sean Gallup/Getty Images

Keterangan gambar, Umat Gereja Kristen Ortodoks Ethiopia turut dalam perayaan di luar Gereja Santa Maria atau dalam bahasa setempat disebut Bete Maryam.
A pilgrim (left) passes a nun (right) in a subterranean tunnel carved

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Seorang peziarah (kiri) melewati seorang biarawati (kanan) di dekat Gereja Santo Giorgis di Lalibela.
Lent Procession

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Dalam prosesi menjelang Paskah, ratusan peziarah berjalan mengelilingi Gereja Santa Maria di Axum sambil memohon ampunan dosa.
Church of St Mary of Zion

Sumber gambar, Frank Gardner

Keterangan gambar, Sebuah kapel yang merupakan bagian dari Gereja Santa Maria. Para petinggi gereja mengklaim bahwa Tabut Perjanjian disimpan di tempat ini.