Capres petahana Joko Widodo mengatakan bahwa dalam empat tahun ini, infrastruktur telah banyak dibangun.
"Inilah yang
ingin terus saya lakukan agar konektivitas antarpulau, kabupaten kota
tersambung dengan baik.
"Dengan
itu kecepatan kemudahan transportasi logistik, mobilitas orang semakin cepat.
Daya saing tanpa membangun ini, lupakan."
Presiden Jokowi juga menyebut soal pembangunan terkait digitalisasi, lewat pembangunan Palapa Ring dan tersambungnya backbone dengan
broadband kecepatan tinggi.
"Indonesia barat dan tengah sudah selesai 100 persen,
Indonesia timur sudah 90 persen dan akan kami selesaikan tahun ini."
Prabowo menanggapi dengan menyatakan bahwa kemungkinan besar tim Jokowi bekerja kurang efisien.
"Banyak infrastruktur grusa-grusu tanpafeasibility studyyang benar. Ini tidak efisien dan rugi, sangat sulit dibayar. Infrastruktur untuk rakyat, bukan rakyat untuk infrastruktur. Jangan jadi monumen, sebagai contoh Bandara Kertajati, LRT di palembang
Jokowi mengatakan bahwa proyek-proyek tersebut sudah sejak lama direncanakan.
"Mengenai LRT Palembang atau MRT Jakarta, semua butuh waktu. Pindahkan budaya senang naik mobil sendiri, lalu naik transportasi massal butuh 10-20 tahun, tidak mudah. Artinya, kalau belum ramai, baru 4-6 bulan."