Pada segmen ini, petahana Joko Widodo menyoroti kebijakan Prabowo dalam hal pemberdayaan perempuan
Jokowi menyebut, ada program gender dalam visi misi Prabowo, namun dia bertanya, "Mengapa seluruh jabatan strategis partai yang Bapak pimpin, seluruhnya lelaki?"
Jawaban Prabowo: "Kami partai (Gerindra) yang masih muda. Jadi siapa saja yang waktu itu mau, bersedia, itu yang kemudian dilakukan. Tapi di caleg, kami hampir 40%. Tetapi, memang masih harus bekerja lebih jauh."
Prabowo tidak memungkiri hal itu, namun dia menegaskan Partai Gerindra yang dipimpinnya memiliki calon legislatif perempuan terbanyak.
"Saya punya caleg terbanyak, UU wajibkan 30%, kita mendekati 40%," kata dia.
Dia menyebut juga Rachmawati Soekarnoputri yang menjadi wakil ketua umum dan bertanggung jawab di bidang ideologi, selain adanya sayap partai, Perempuan Indonesia Raya.
"Ini adalah suatu perjuangan, kita belum puas, tapi kita buka peluang sebesar-besarnya untuk 'emak-emak'," cetus Prabowo.
Prabowo juga menyebut bahwa 'Emak-emak' adalah pendukung besar bagi partainya.
Jokowi lalu menanggapi balik dengan mencontohkan pembentukan kabinetnya yang memiliki sembilan menteri perempuan. Ia juga menyebut pernah membentuk tim Panitia Seleksi anggota KPK yang semuanya perempuan.
Prabowo balik mengecam: sebagian menteri perempuan yang dibanggakan Jokowi sering mengeluarkan kebijakan yang merugikan rakyat.
Ia menambahkan perempuan yang dipilih haruslah yang cakap dan membela rakyat.
"Walaupun perempuan, dia juga harus cakap dan pro-rakyat," kayanya.
"Saya tidak akan membanggakan hanya karena dia perempuan," kata Prabowo.