Sampai di sini, laporan langsung terkait Pilkada Serentak 2017. Dari kami di Jakarta dan London kami sampaikan terima kasih banyak atas partisipasi Anda.
Kita jumpa lagi dalam laporan langsung lainnya. Salam.
Berdasarkan hasil penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta, Ahok-Djarot unggul dan akan melangkah ke putaran kedua bersama Anies-Sandi. Sementara Agus Yudhoyono, yang berpasangan dengan Sylvi, menyatakan menerima kekalahan dengan lapang dada.
Sampai di sini, laporan langsung terkait Pilkada Serentak 2017. Dari kami di Jakarta dan London kami sampaikan terima kasih banyak atas partisipasi Anda.
Kita jumpa lagi dalam laporan langsung lainnya. Salam.
Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta -yang diperkirakan akan terjadi berdasarkan hasil penghitungan cepat- akan berlangsung sangat sengit dan suara yang semula untuk pasangan nomor urut satu, Agus-Sylvi bisa mengarah ke dua calon lain, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.
Very Junaedi, dari lembaga peneliti Kode Inisiatif (Konsitusi dan Demokrasi Inisiatif) mengatakan hal itu setelah sebelumnya Agus Yudhoyono menyatakan menerima kekalahan "dengan lapang dada".
"Pemilih Ahok bukan hanya yang non-Muslim tapi juga pemilih Muslim atau paling tidak mereka yang rasional memilih Ahok karena Ahok punya prestasi yang cukup gemilang di Jakarta, jadi sangat mungkin pemilih yang beri suara ke Agus, tak mungkin 100% Anies, tapi bisa juga pindah ke Ahok karena melihat fakta Ahok juga bekerja dengan baik untuk Jakarta," kata Very.
"Karena itu ini jadi pertarungan yang sangat sengit antara Anies dan Ahok di putaran kedua nanti."
Agus Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylvi dalam Pemilihan Gubernur Jakarta mengucapkan selamat kepada Ahok-Djarot dan Anies-Sandi dalam jumpa pers, Rabu (15/02) malam, di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat.
"Seperti pertandingan, ada yang menang dan ada yang kalah. Sepanjang kampanye saya menolak membicarakan kekalahan, karena pantang bicara kekalahan selagi berjuang.
Hari ini tentu berbeda, secara ksatria dan lapang dada, saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.
Saya dan Ibu Sylvi mengucapkan selamat kepada pasangan nomor dua bapak Basuki dan bapak Djarot kemudian pasangan nomor tiga bapak Anies dan bapak Sandi.
Tentu saya mendoakan siapapun yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk memimpin Jakarta dengan mencintai rakyatnya.
Saya minta maaf kepada konstituen saya, tidak bisa memenuhi harapan bapak ibu sekalian."
Istri Agus, Annisa Pohan, yang berdiri di samping suaminya, menangis, lapor wartawan BBC yang berada di Wisma Proklamasi, Jerome Wirawan.

Sumber gambar, Grandyos Zafna

Sumber gambar, Grandyos Zafna

Sumber gambar, EPA
Di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, ketua KPU setempat sempat dipukul massa, lapor Erick dari Radio Duta FM, mitra radio BBC Indonesia.
Banyak warga yang menyatakan tidak bisa mencoblos karena tidak mendapat undangan, kata Erick.
Warga telah melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintah daerah setempat untuk menyelesaikan masalah ini.

Sumber gambar, Duta FM Ambon

Sumber gambar, Duta FM AMbon

Sumber gambar, Duta FM Ambon
Suasana di Wisma Proklamasi, basis tim pemenangan paslon Agus-Sylvi, menjelang konferensi pers, begitu muram--seperti seragam hitam yang dikenakan para simpatisan, seperti dilaporkan wartawan BBC, Jerome Wirawan.
Ada pekikan yel-yel yang disuarakan salah seorang simpatisan, namun tidak disambut simpatisan lainnya dan para pejabat Partai Demokrat yang duduk di dekat panggung.

Menteri Agama Lukman H Saifuddin melalui cuitannya menulis harapannya agar pasangan calon yang belum berhasil 'mampu berbesar jiwa' dan yang unggul tak 'jumawa.'
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Penghitungan suara untuk pemilihan gubernur Papua Barat masih berlangsung dengan tiga calon gubernur baru Papua Barat nanti, pemenang antara pasangan Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani, Stephanus Malak- Ali Hindom dan Irene Manibuy – Abdullah Manaray,
Namun siapapun yang menang, warga setempat menaruh harapan besar terhadap gubernur baru, seperti dilaporkan wartawan BBC Sri Lestari dari Manokwari.
Salah seorang di antaranya adalah Sarcce Howay (53 tahun) yang biasa berdagang sayuran.
Sarcce berharap gubernur terpilih nanti lebih memperhatikan para pedagang seperti dirinya.


Berdasarkan hasil penghitungan cepat, menempatkan pasangan Ahok-Djarot unggul dan dapat melaju ke putaran kedua bersama Anies-Sandi.
Sekjen PDI-P Hasto Kristianto mengatakan hasil ini menjadi modal penting.
"Kalau dilihat, hadangan ke Pak Ahok-Djarot itu kan luar biasa, tetapi ternyata kan rakyat memberikan kepercayaan ke Pak Ahok-Djarot dengan memenangkan putaran pertama ini. Sehingga ini menjadi modal penting untuk memenangkan putaran kedua," kata Hasto dalam jumpa pers seperti dilaporkan wartawan BBC, Mehulika Sitepu.

Direktur Eksekutif lembaga survei Indikator, Burhanudin Muhtadi, mengatakan hasil hitung cepat yang menempatkan paslon Agus-Sylvi pada peringkat terbawah dilatari beberapa faktor:

Hasil hitung cepat baru sebatas prediksi, tapi netizen sudah berandai-andai tentang Ahok vs Anies di putaran dua:
Penghitungan suara di TPS 17 dekat markas Front Pembela Islam (FPI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, harus dilakukan lima kali menurut Metro TV, dan perdebatan selama satu jam.
Dan hasilnya, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menang.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
SMRC, Pollmark, LSI, Indikator, Kompas, dan Charta Politika memprediksi Ahok-Djarot unggul dalam Pilkada Jakarta berdasarkan hasil hitung cepat. Ahok memimpin dengan kisaran 43-42%, sementara Anies-Sandi 39-40%. Agus berada diposisi ketiga dengan 16-18%.

Sumber gambar, Getty Images

Sumber gambar, EPA
Sesudah berbagai hasil hitung cepat menunjukkan Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putaran dan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi unggul jauh, orang yang paling dinantikan adalah Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, pasangan cagub-cawagub yang hampir pasti tersingkir di putaran pertama.
"Menurut seorang politikus Demokrat, Sylviana sudah berada di dalam sejak sore," kata wartawan BBC Jerome Wirawan yang berada di Wisma Proklamasi.
Sylvi tetap di dalam tak kunjung keluar menemui wartawan sejak siang berada di sini, kabarnya menunggu Agus Harimurti.
Agus yang tak kunjung datang, dan tak diketahui keberadaannya. Sebelumnya disebutkan, sebelum ke Wisma Proklamasi Agus akan terlebih dahulu ke rumah ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono, di kawasan Kuningan.
Sumber BBC di Wisma Proklamasi hanya mengatakan, "Pak Agus akan datang."
Dan akhirnya, ia mengirim kabar, bahwa "Pak Agus akan datang di Wisma Proklamasi pukul 20:30. Pak SBY juga akan hadir."
Direktur Riset lembaga survei Indikator, Adam Kamil, menyebutkan hasil hitung cepat Pilkada Banten tidak konklusif lantaran hasil sampling sedemikian tipis. "Karena itu, kami tidak bisa menyimpulkan siapa pemenang dalam Pilkada Banten," kata Adam. Dalam hasil survei Indikator, paslon Wahidin-Andika meraih 50,32% suara dan Rano-Embay meraih 49,68%. Persentase ini didapat setelah menghitung 99,67% data yang masuk.
Hasil sementara Kawal Pilkada dengan suara 11,72%:
Kawal Pilkada akan menghasilkan penghitungan sebenarnya dari 13.023 TPS seluruh Jakarta.
Namun lembaga ini tak resmi dan hasil resmi tetap harus mengacu pada KPU, yang melakukan penghitungan manual.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Sejumlah hitung cepat yang sudah hampir selesai penghitungannya. Pollmark memprediksi Anies unggul, sementara SMRC dan LSI memprediksi keunggulan Ahok.
Anda bisa mengeceknya juga ditautan detik.com ini.