Trump tak hanya harus bertarung dengan calon Demokrat, tapi juga dengan para tokoh Republik, yang satu per satu meninggalkannya.
Dan ia menang. Para pesaing di kubu Republik seperti Marco Rubio, Ted Cruz, Chris Christie, Ben Carson, bertekuk lutut.
Bisa jadi, ia naik dan populer karena berani 'melawan' tokoh-tokoh mapan Republik.
Langkah Trump melawan tokoh-tokoh mapan ini mengesankan bahwa dirinya adalah orang luar dan orang independen.
Status ini diperoleh ketika warga 'sudah tak ingin lagi melihat' kelompok mapan berada di panggung politik AS.
Tokoh Demokrat Bernie Sanders dan tokoh Republik Ted Cruz sebenarnya 'sudah menangkap' perubahan 'suasana hati' warga Amerika ini.
Tapi Trump bisa merebutnya dan mengantarkannya ke Gedung Putih.