
UU Kesehatan yang disebut Obamacare menciptakan kontroversi di AS
Neil William dengan terus terang mengatakan tidak butuh layanan kesehatan seperti yang diputuskan oleh Presiden Barack Obama pada 2010.
''Saya tidak butuh asuransi ketika saya mati,'' kata William saat ditemui di 17th Street, tak jauh dari Gedung Putih, di Washington DC.
Rambutnya putih namun terlihat cukup sehat.
''Soal kesehatan tak perlu diurus negara secara mendetil,'' katanya.
Alasan yang ia kemukakan tak beda jauh dengan argumentasi yang dipaparkan oleh Mitt Romney, calon presiden dari Republik.
Menurut Romney layanan kesehatan semestinya diserahkan ke masing-masing negara bagian dan mendorong mereka yang tidak punya asuransi kesehatan untuk membeli langsung dari pasar, termasuk dari negara bagian lain bila polis yang ditawarkan lebih murah.

Neil William termasuk warga yang menentang UU layanan kesehatan
Di berbagai kesempatan Romney menegaskan akan membatalkan UU layanan kesehatan Obama bila ia terpilih menjadi presiden.
Kebijakan yang ditawarkan Presiden Obama, yang dituangkan melalui undang-undang pada 2010, berlaku universal.
Undang-undang ini mempermudah warga memperoleh asuransi kesehatan dengan beberapa skema.
Menurut UU ini perusahaan asuransi tidak boleh menolak permohonan asuransi meski calon pemegang polis telah diketahui mengidap penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes.
Sangat bermanfaat
Bagi Aytee Brown layanan kesehatan Presiden Obama sangat bermanfaat.
''Dengan UU ini saya mendapatkan kemudahan mendapatkan asuransi kesehatan. Kalau tidak ada asuransi, bagaimana saya harus membiayai seluruh biaya pengobatan yang mahal di sini,'' kata Brown.
Matt Cann, mahasiswa di Chicago, juga mengatakan UU layanan kesehatan Presiden Obama adalah solusi terbaik bagi dirinya saat ini.

Aytee Brown merasa terbantu dengan UU layanan kesehatan karena tingginya biaya pengobatan
''Selagi saya belum mencapai 26 tahun, saya bisa ikut di asuransi orang tua saya,'' kata Cann.
Ia mengatakan karena faktor ini dirinya mencoblos Obama di pemilihan presiden.
Namun tidak semua pemilih merasa mendapatkan informasi yang lengkap soal layanan kesehatan ini karena memang isu ini bukan hal yang mudah untuk dipahami, kata Patricia Henry, dosen di Northern Illinois, Chicago, yang sejak beberapa tahun terakhir menjadi relawan kampanye Obama.
Abstrak
Sejumlah pengamat mengatakan, di mata sebagian pemilih, layanan kesehatan ala pemerintah Obama masih dipandang abstrak dan tidak terasa kemanfaatannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Mungkin karena itulah di banyak kampanye Presiden Obama hampir selalu menyinggung UU layanan kesehatan ini.
''Amerika akan menjadi negara yang kuat bila setiap orang bisa mengandalkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau,'' kata Obama ketika berkampanye di Florida, hari Minggu (4/11).
Obama memang membanggakan undang-undang yang oleh sebagian kalangan disebut membantu 50 juta warga AS yang selama ini tidak terlindungi oleh asuransi kesehatan.
Ia tentu berharap UU layanan kesehatan menjadi salah satu senjata dalam meraih suara.







