Sejumlah isu penting menjadi materi debat dan kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat, antara lain masalah ekonomi dan keamanan dalam negeri. Masing-masing calon mempertahankan pijakan masing-masing. | ![]() Barack Obama | ![]() Mitt Romney | |
![]() | Ekonomi | Obama menandatangani American Recovery and Reinvestment Act, atau stimulus, paket senilai US$768 miliar dalam bentuk pemotongan pajak dan investasi di bidang pendidikan, infrastruktur, penelitian energi, kesehatan dan program-program lain. Mendukung paket penyelematan industri otomotif, menandatangani perjanjian perdagangan dengan Kolombia dan Korea Selatan. | Merencanakan pemotongan pajak, mencabut Undang-undang Reformasi Kesehatan yang disusun Presiden Obama pada 2010 dan mencabut Peraturan tahun 2010 tentang Wall Street dan perbankan, dan secara umum mencabut peraturan-peraturan lain yang dikatakan mengekang pertumbuhan ekonomi. Romney menentang penyelamatan industri otomotif, mengusulkan pemangkasan belanja federal secara besar-besaran tetapi tidak membeberkan program-program yang akan dipangkas. |
![]() | Perpajakan | Obama memotong pajak efektif bagi sebagian besar rakyat Amerika; akan mencabut pemotongan pajak bagi rumah tangga yang diberlakukan di masa pemerintahan George W Bush sehingga menyumbang pendapatan US$250.000 per tahun; mengusulkan kenaikan tarif pajak efektif yang dikenakan kepada kalangan jutawan. | Romney akan mempermanenkan semua pemotongan pajak di era George W Bush, memotong lebih lanjut tarif pajak pendapatan perseorangan, menghapus pajak pendapatan investasi, mencabut pajak properti, dan menurunkan tarif pajak pendapatan perusahaan. Menurut lembaga independen Tax Policy Center, pembayar pajak dengan pendapatan tinggi akan diuntungkan. |
![]() | Keamanan nasional | Menumpas kepemimpinan al-Qaida, termasuk membunuh Osama Bin Laden; menarik pasukan AS dari Irak; menyepakati pemangkasan anggaran pertahanan US$487 juta selama 10 tahun. | Berjanji membelanjakan dana besar-besaran untuk peralatan militer dan pertahanan rudal, menambah anggaran Departemen Pertahanan sebesar US$100 miliar, sementara memangkas birokrasi pertahanan sipil. |
![]() | Kesehatan | Perombakan bidang kesehatan pada 2010 bertujuan membuat penduduk Amerika mempunyai asuransi kesehatan universal dengan memaksa warga yang tidak ditanggung asuransi untuk membeli asuransi, sementara membatasi kemampuan penjamin asuransi untuk menolak tanggungan berdasarkan kondisi penyakit yang dialami sebelumnya. | Romney berencana mencabut UU Kesehatan yang disahkah oleh pemerintahan Obama, meskipun UU itu meniru model UU yang diteken Romney di negara bagian Massachusetts;akan menekan jumlah gugatan terkait malpraktik dokter, mendorong warga yang tidak mempunyai asuransi untuk membeli asuransi dari swasta, termasuk membelinya di negara bagian lain yang menawarkan harga lebih murah. |
![]() | Imigrasi | Obama menggunakan wewenang eksekutif untuk memberikan status legal kepada imigran gelap tertentu yang masih muda. Jumlah deportasi pendatang gelap meningkat drastis. | Romney mengecam kebijakan Obama dalam menangani imigran gelap yang masih muda tetapi tidak mengatakan apakah akan menghentikan kebijakan itu bila terpilih sebagai presiden. Dia mengatakan AS seharusnya mendorong pendatang gelap untuk "pulang atas kemauan sendiri" dengan mempersulit hidup mereka. |
![]() | Aborsi | Mendukung hak-hak aborsi; mengangkat dua hakim Mahkamah Agung yang tampak mendukung hak-hak aborsi. | Romney mengatakan,"Kepresidenan saya adalah kepresidenan yang prohidup", meskipun dia mendukung hak-hak aborsi ketika mencalonkan diri menjadi gubernur Massachusetts pada 2002. |







