Banjir Jakarta: Air mulai surut di Jabodetabek, 'mobil dan sampah' menumpuk kemudian

Banjir yang melanda beberapa tempat di Jabodetabek mulai surut pada Jumat (03/01). Namun, surutnya air memperlihatkan tumpukan sampah dan juga mobil yang terseret oleh banjir.

banjir

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Keterangan gambar, Sejumlah mobil bergelimpangan setelah banjir melanda kawasan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (02/01). Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, mengatakan, rata-rata ketinggian air kini berada di angka 20-50 centimeter.
banjir

Sumber gambar, Antara/RENO ESNIR

Keterangan gambar, Petugas membersihkan endapan lumpur sisa banjir di perumahan Pengadegan, Jakarta, Kamis (02/01). Banjir yang melanda permukiman warga di kawasan tersebut berangsur surut, dan warga mulai membersihkan rumah dari endapan lumpur. BNPB mengimbau agar para pengungsi tidak buru-buru kembali ke tempat tinggal mereka. "Walaupun 50 cm kan mungkin ada penyakit yang nanti menyebabkan sakit gatal, mungkin ada leptosirosis dan sebagainya. Jadi sebaiknya sebelum kering mengungsi lebih dahulu," kata Agus.
banjir

Sumber gambar, Bayu Januar

Keterangan gambar, Setelah genangan air surut, sampah-sampah tampak menumpuk di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (03/01). Pada Kamis (02/01), Presiden Joko Widodo menyebut perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan sebagai salah satu faktor penyebab banjir "Karena ada yang disebabkan kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada. Tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana. Banyak hal," kata Presiden Jokowi.
banjir

Sumber gambar, Antara/Yulius Satria Wijaya

Keterangan gambar, Akan tetapi pernyataan Presiden Jokowi disanggah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurutnya, di beberapa titik banjir ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah justru malah tak menjadi daerah dengan produksi sampah yang cukup tinggi. Menurut Anies, selama tidak ada pengendalian air yang masuk ke Jakarta, maka upaya apa pun yang dilakukan tidak akan berdampak signifikan. "Jadi, selama air dibiarkan dari selatan masuk ke Jakarta dan tidak ada pengendalian dari selatan, maka apa pun yang kita lakukan di pesisir termasuk di Jakarta, tidak akan bisa mengendalikan airnya." Dalam foto ini terlihat warga membersihkan sisa lumpur bekas banjir di perumahan Villa Nusa Indah 2, Bojong Kulur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (02/01).
banjir

Sumber gambar, Antara/Hafidz Mubarak A

Keterangan gambar, Mobil-mobil diselimuti lumpur pascabanjir di Kompleks IKPN Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta, Jumat (03/01). Kondisi ini diprediksi bakal menyebabkan klaim asuransi meningkat. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebutkan sejumlah nasabah mulai mengajukan klaim asuransi. Adapun pengajuan klaim diperkirakan paling banyak terjadi di wilayah terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
banjir

Sumber gambar, Antara/Risky Andrianto

Keterangan gambar, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody Achmad mengimbau perusahaan asuransi segera merespons klaim pemegang polis akibat bencana banjir yang menimpa Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020. Dalam hal ini para pemegang polis yang memiliki klausula 4.3 untuk properti dan KBM-12 bagi kendaraan bermotor terkait asuransi yang menjamin risiko banjir. Dalam foto ini tampak sejumlah mobil menumpuk setelah banjir merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (02/01).
banjir

Sumber gambar, Antara/Risky Andrianto

Keterangan gambar, Sejumlah mobil dan jalan hancur pascabanjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (02/01). Perumahan Pondok Gede Permai merupakan salah satu wilayah terdampak banjir paling parah di Kota Bekasi. Perumahan itu terletak di pertemuan arus dua sungai besar, yakni Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.
banjir

Sumber gambar, Antara/Rivan Awal Lingga

Keterangan gambar, Warga membawa barang-barang berharga yang terendam banjir di Perumahan Pondok Maharta, Pondok Kacang, Tangerang, Selatan, Banten, Kamis (02/01). Warga mulai membenahi barang-barang rumah tangga serta membersihkan rumah dari endapan lumpur pasca banjir yang melanda kawasan tersebut.
banjir

Sumber gambar, Antara/GALIH PRADIPTA

Keterangan gambar, Sampah dan endapan lumpur di Rawajati, Jakarta, Kamis (02/01). Situasi ini, menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Jakarta Dr Abdul Halik Malik kepada kantor berita Antara, harus diwaspadai. Beberapa penyakit yang umum terjadi di kondisi lingkungan yang tidak bersih seperti diare, penyakit kulit, dan juga leptospirosis yang disebabkan oleh urin tikus yang bercampur dengan air banjir.