Kehidupan warga Bali dengan latar belakang letusan Gunung Agung

Gunung Agung yang terus mengeluarkan debu menjadi latar belakang kegiatan warga sehari-hari walau sekitar 100.000 orang perlu mengungsi untuk menghadapi kemungkinan letusan besar.

Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Gunung Agung terus memuntahkan debu, Selasa (28/11), dan warga di luar zona berbahaya melakukan kegiatan seperti biasa dengan pemandangan di latar belakang berupa letusan Gunung Agung.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Seorang petani di Karangasem membawa tumpukan rumput seperti tidak perduli sama sekali dengan Gunung Agung yang meletus di belakangnya.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Diperkirakan sekitar 100.000 orang harus dievakuasi untuk menghadapi letusan besar Gunung Agung namun masih banyak warga yang enggan pindah ke tempat penampungan sementara.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Seorang wisatawan di Sunset Point di Pantai Amed -jauh dari zona bahaya dengan radius 10km yang ditetapkan pemerintah- agaknya melihat letusan Gunung Agung sebagai 'bonus' liburan.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Turis lainnya malah memfoto Gunung Agung dari Pura Besakih, yang terletak di kaki Gunung Agung sementara bandara internasional Ngurah Rai sudah ditutup setidaknya hingga Rabu (29/11).
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Pemerintah belum mewajibkan evakuasi bagi para warga yang di dalam zona berbahaya walau BNPB memperkirakan letusa besar Gunung Agung semakin dekat.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Seorang warga bersembahyang seperti biasa di pelinggih atau pura keluarga di Kampung Besakih, di kawasan kaki Gunung Agung.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, kegiatan berjalan seperti biasa dengan debu gunung api membumbung di kejauhan.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Anak-anak di juga pergi ke sekolah, ketika wilayah mereka menjadi perhatian dunia karena letusan besar Gunung Agung tampaknya semakin dekat walau diduga tidak sebesar letusan tahun 1963 yang menewaskan sekitar 1.100 jiwa sementara hampir 300 orang cedera.
Bali, Gunung Agung,

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Namun bagi Nyoman, petani di desa Puragae, Kecamatan Rendang, kehidupan jelas tidak seperti biasanya karena tanaman cabenya terkena debu Gunung Agung.