
Luis Suarez dikenakan larangan tanding delapan kali karena insiden dengan Patrice Evra.
Kasus rasisme kembali terangkat dalam sepak bola Inggris pada setahun terakhir ini termasuk kasus pemain Chelsea John Terry dan striker Liverpool Luis Suarez.
Untuk meredam kasus rasisme ini, para pemain sepak bola Liga Primer diminta untuk mengenakan kaus antirasisme selama pemanasan menjelang pertandingan akhir pekan.
Kepala Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, David Bernstein mengatakan keputusan John Terry untuk tidak mengajukan banding atas larangan empat kali pertandingan diharapkan "dapat dijadikan penutup masa sulit dalam pertandingan domestik di Inggris."
Terry dikenakan dakwaan karena pernyataan rasis terhadap pemain QPR Anton Ferdinand tahun lalu.
Insiden rasisme lain yang terjadi dalam satu tahun terakhir termasuk antara Suarez dan pemain belakang Manchester United Patrice Evra.
Kirim pendapat
- Email: indonesia@bbc.co.uk
- SMS:+447786200050 (tarif pengiriman SMS sesuai dengan yang ditentukan operator telepon Anda)
- Facebook: Komunitas BBC Indonesia
Pemain belakang Timnas Inggris Danny Rose mengeluh menghadapi teriakan rasisme para pendukung Serbia selama pertandingan tim U-21 Selasa (16/10) lalu di Serbia.
Kelompok antirasisme pekan ini mulai mengadakan kampanye selama satu minggu dan meminta para pemain mengenakan kaus khusus untuk meredam rasisme dalam sepak bola.
Manajer Manchester United Alex Ferguson dan Arsenal, Arsene Wenger memastikan para pemain kedua tim mendukung kampanye Kick It Out itu.
"Tidak mudah (menangani isu) rasisme, namun Asosiasi Sepak Bola Inggris secara konsisten memeranginya," kata Wenger.
Sementara Alex Ferguson mengatakan, "Setiap orang harus bersatu dengan semua pemain di negara ini mengenakan kaus (antirasisme) Kick It Out."
Apa komentar Anda terkait kasus rasisme dalam sepak bola ini?
Bagi Anda pendukung sepak bola, terutama Liga Primer Inggris, apakah kasus rasisme telah ditangani FA secara benar melalui larangan tanding para pemain yang bersangkutan?
Komentar Anda
Andi Suryawan, Tabanan, Bali
Rasisme hanya terjadi di negara negara terbelakang. Sangat memalukan jika di negara maju masih terjadi kasus rasisme.
Andreas, Jakarta
Rasis tindakan yang tak dapat dibenarkan oleh alasan apapun juga, apalagi dalam sepakbola yg merupakan olahraga paling populer sejagat. Apalagi dalam kasus Liga Primer Inggris, apa yang membuat FA menghukum Luis Suarez dan John Terry merupakan contoh yang cukup untuk memberi pelajaran kepada pelaku rasisme. Tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepakbola semua manusia pada dasarnya sama di hadapan Tuhan.
AG Paulus, Purwokerto
Memang naif dan amat susah menghapus rasisme, baik liga Inggris Eropa maupun piala dunia karena ego dan wawasan sempit manusia. Salah satu cara jitu, dengan sosialisasi massal sebelumnya. Jika ada aksi rasis, baik pendukung, pemain maupun pelatih, maka pertandingan segera dihentikan. Jika aksi terjadi prapertandingan, maka pertandingan batal dengan sanksi tegas lain.






