Foto barang-barang pribadi yang diduga milik penumpang MH370 dirilis

Sumber gambar, BLAINE GIBSON
Perwakilan pihak keluarga dari korban hilangnya pesawat MH370, merilis foto-foto barang pribadi korban yang ditemukan di pantai Madagaskar. Foto ini dikeluarkan dengan harapan ada keluarga korban yang mengidentifikasi barang tersebut.
Sebanyak 20 barang ditemukan, termasuk dompet “Angry Bird” bewarna putih, hitam dan merah, tas punggung dan sarung laptop bertuliskan “MENSA”.

Sumber gambar, BLAINE GIBSON
Namun, tidak ada label yang menunjukkan bahwa barang tersebut adalah milik 239 penumpang pesawat yang hilang dua tahun lalu.
- <link type="page"><caption> Dua puing dari Mozambik 'hampir pasti' dari MH370</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160324_dunia_puing_pasti_mh370" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Keluarga korban pesawat MH370 asal Indonesia daftarkan gugatan di Malaysia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160308_indonesia_mh370_gugatan_keluarga" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Diduga berasal dari MH370, puing di Mauritius akan diperiksa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160403_dunia_mauritius_mh370" platform="highweb"/></link>
Barang-barang tersebut ditemukan oleh pengacara asal Amerika, Blaine Gibson, yang mengakui, benda-benda itu mungkin saja tidak relevan dengan pencarian MH370.
“Mungkin saja barang ini jatuh dari kapal,” kata Gibson kepada BBC.
“Tapi, itu semua masih ditemukan di perairan sepanjang 18km tempat bagian pesawat itu ditemukan. Jadi, memang perlu diinvestigasi lebih lanjut.”

Sumber gambar, BLAINE GIBSON
Pesawat MH370 terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, pada Maret 2014, dan diduga jatuh di selatan Samudera Hindia.
Selain barang pribadi, Gibson juga menenumkan lima puing yang diduga adalah bagian dari pesawat Malaysia Airlines itu.
Yang telah ditemukan dari MH370

1. Salah satu bagian sayap pesawat, ditemukan di Pulau Reunion pada Juli 2015. Telah dikonfirmasi berasal dari MH370.
2. Stabilizer horizontal dari ekor pesawat, ditemukan antara Mozambik dan Madagaskar pada Desember 2015.
3. Panel Stabilizer ditemukan di Mozambik, pada Februari 2016.
4. Penutup mesin dengan logo Rolls-Royce, ditemukan pada Maret 2016, di Pantai Mossel, Afrika Selatan.

5. Bagian dalam pintu pesawat, ditemukan di Pulau Rodrigues, Mauritius, pada Maret 2016.

6. Puing yang diduga bagian dari kursi pesawat, ditemukan di Pulau Nosy Boraha, di timur laut Madagaskar.
Respon keluarga
Keluarga korban sejauh ini mengaku frustrasi dengan hasil investigasi resmi hilangnya pesawat MH370.
Salah satu keluarga penumpang, KS Narendran mengungkapkan tidak satu pun barang yang ditemukan adalah milik istrinya, Chandrika Sharma. Dia juga mengkritik gerakan investigator yang dinilai tidak ligat.
“Kami tidak mencium pencarian ini masih dianggap penting,” ungkapnya kepada BBC dari rumahnya di Chennai, India.
“Jadi, pilihan yang kami punya hanya membantu satu-sama lain, siapapun yang masih semangat melakukan pencarian.”

Australia, Malaysia dan Cina hampir menyelesaikan pencarian seluas 120.000 km persegi di Samudera Hindia, dengan menggunakan drone bawah air dan sonar.
Semua puing saat ini sedang diteliti di Australia oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) negara itu.
Namun, negara-negara yang ikut serta dalam pencarian mengungkapkan pencarian di laut akan dihentikan dalam dua bulan ke depan, kecuali “ada informasi baru yang penting” yang ditemukan.









