ISIS diusir keluar dari Kobane, kata pihak Kurdi

Sumber gambar, AFP
Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS telah diusir keluar dari sebagian besar wilayah kota Kobane, Suriah utara, kata seorang komandan Kurdi kepada BBC.
Baharin Kandal mengatakan milisi ISIS mundur dari semua daerah di kota perbatasan, kecuali dua tempat perlawanan di bagian timur.
Serangan udara pimpinan Amerika Serikat membantu pemukulan mundur milisi, tambahnya.
Peristiwa ini terjadi sementara Komisaris baru PBB untuk masalah hak asasi manusia menggambarkan ISIS sebagai sebuah gerakan yang "kemungkinan dapat melakukan genosida".
"ISIS adalah antitesa hak asasi manusia dan sebuah gerakan jahat yang kemungkinan dapat melakukan genisoda," kata Komisaris Hak Asasi Manusia PBB Zeid Ra'ad al Hussein.
Baharin Kandal, yang memimpin kekuatan Kurdi yang berperang di Kobane timur, mengatakan lewat wawancara telepon dengan wartawan BBC Kasra Naji bahwa dia berharap kota tersebut akan bebas sesegera mungkin.
Kandal mengatakan kelompoknya menerima senjata, pasokan dan pejuang tetapi dia menolak menyebutkan bagaimana caranya, lapor wartawan BBC di perbatasan Turki dekat <link type="page"><caption> Kobane</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141014_negara_islam_kobani.shtml" platform="highweb"/></link>.
Perang Kobane, yang juga dikenal dengan nama Ayn al-Arab, dipandang sebagai uji coba utama apakah serangan udara pimpinan Amerika Serikat dapat mengalahkan ISIS.









