Boko Haram "mengepung" Maiduguri

Sumber gambar, AP
Kelompok militan Islam Nigeria "mengepung sepenuhnya" Maiduguri, kota utama di timur laut negara bagian Borno, kata para sesepuh tradisional setempat.
Militer harus "membentengi" kota berpenduduk lebih dari dua juta orang itu, untuk mencegah serbuan "dari berbagai penjuru," kata mereka.
Militan Boko Haram sudah "mencaplok" beberapa daerah yang hanya berjarak 50km dari Maiduguri, begitu disebutkan.
Boko Haram mendeklarasikan suatu kekhalifahan di daerah yang dikuasainya bulan lalu.
Pemerintah belum memberikan tanggapan atas pernyataan yang dikeluarkan Forum Tetua Borno (Borno Elders Forum - BEF) itu.
Forum itu beranggotakan para tokoh berpengaruh, termasuk sejumlah mantan menteri.
Makan dedaunan
"Pemerintah pusat tidak menunjukkan kemauan politik yang cukup untuk memerangi Boko Haram, dan menyelamatkan kami dari cengkeraman para pemberontak yang pada akhirnya nanti akan mengakibatkan kemusnahan penduduk Borno," tegas BEF.

Sumber gambar, AP
Puluhan ribu warga mengungsi ke Maiduguri beberapa waktu lalu, menghindari laju Boko Haram.
Tak jelas, apa yang terjadi di daerah yang mereka kuasai di Borno, karena jaringan telepon selular dipadamkan.
Laporan warga kepada BBC menyebutkan, Boko Haram juga merebut kawasan di negara bagian Adamawa, membuat warga mengungsi ke bukit-bukit, dan terpaksa makan dedaunan.
Di Adamawa, militer melancarkan serangan udara dan darat untuk merebut kembali kota Michika, yang direbut Boko Haram hari Minggu lalu.









