
Makam Yasser Arafat mulai digali kembali hari ini untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Penyelidik akan menggali kembali kuburan dan meneliti jasad pemimpin Palestina Yasser Arafat hari Selasa (27/11) waktu setempat sebagai bagian untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Sejumlah ahli dari Rusia, Prancis dan Swis akan mengambil sampel jasad Arafat untuk diteliti untuk memastikan apakah kematiannya pada tahun 2004 lalu di Paris akibat racun atau bukan.
Pemerintah Prancis mulai melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan dalam kematian Arafat pada Agustus lalu setelah sejumlah ahli di Swiss menemukan zat radioaktif jenis polonium-210 pada sejumlah barang pribadi miliknya.
Sebelumnya laporan medis menyebutkan bahwa kematian Arafat disebabkan oleh stroke yang terjadi karena gangguan pembuluh darah.
Janda Arafat, Suha sempat menyampaikan keberatan dengan laporan pasca kematian suaminya saat itu, namun sekarang dia meminta otoritas Palestina untuk memberikan ijin kepada peneyelidik internasional menggali kembali makam suaminya sebagai upaya untuk mengungkap kebenaran.
Bantahan Israel
Kepala Komite Penyelidikan Kematian Arafat di Palestina, Tawfik al-Tirawi telah mengatakan mereka tidak menngijinkan wartawan melihat proses penggalian makam Arafat.
Proses penyelidikan terhadap penyebab kematian Arafat ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan.
Arafat Sendiri dimakamkan di komplek pemakaman Muqata, Ramalah, kawasan Tepi Barat Palestina.
Rencananya pemerintah Palestina akan mengadakan upacara penghormatan militer saat melakukan penguburan kembali hari ini setelah proses pengambilan sampel selesai.
Banyak warga Palestina percaya bahwa Arafat tewas akibat diracun oleh pihak Israel yang memandang bahwa Arafat meruapakan ganjalan dalam proses perdamaian dan sempat menempatkannya sebagai tahanan rumah.
Israel membantah tudingan yang menyebut mereka terlibat dalam kematian Arafat.
Arafat, yang memimpin Organisasi Pembebasan Palestina PLO selama 35 tahun dan menjadi presiden pertama Pemerintahan Palestina pada 1996, dan jatuh sakit pada 2004 lalu.






