Khaled Meshaal bangga dengan perlawanan di Gaza

Terbaru  19 November 2012 - 21:39 WIB
Khaled Meshaal

Pemimpin sayap politik Hamas, Khaled Meshaal, berada dalam pengungsian di Mesir.

Pemimpin politik Hamas, Khaled Meshaal, menyatakan bangga dengan yang disebutnya perlawanan para pejuang di Gaza dan mengatakan politisi Hamas mendukung mereka.

"Saya amat bangga dan terhormat dengan perlawanan ini, dengan pria dan perempuan serta pahlawan perlawanan, para pemimpin, para komandan. Mereka yang melindungi tanah, yang mempertahankan kehormatan kampung halaman. Mereka tidak akan jatuh di depan musuh," tuturnya dalam konferensi pers di ibukota Mesir, Kairo.

Dia menambahkan semangat warga Gaza tetap tinggi walaupun dibom oleh Israel.

Meshaal -mengungsi ke Mesir- juga mengkritik pemerintah Amerika Serikat yang menyatakan Israel memiliki hak untuk mempertahankan diri.

"Kami tidak mengerti standar ganda Washington dan pidato mereka tentang Israel mempertahankan diri."

Menurutnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sudah meminta agar diberlakukan gencatan senjata dan menambahkan, "Siapa yang memulai perang harus mengakhirinya."

Namun salah seorag pejabat senior pemerintah Israel langsung membantah pernyataan Meshaal tersebut.

Serangan Israel ke Gaza

Israel melanjutkan serangan ke Gaza, yang memasuki hari keenam.

"Komentar Hamas tentang gencatan senjata, mengatakan Israel memintanya, sama tidak akuratnya dengan pernyataan mereka telah menembak jatuh satu pesawat F-15 atau menyerang Knesset (parlemen Israel)," tutur pejabat yang tidak disebutkan namanya itu seperti dikutip kantor berita Reuters.

Upaya gencatan senjata

Sementara itu Perdana Menteri Mesir, Hisham Qandil -yang memimpin upaya gencatan senjata antara Israel dan Hamas- mengatakan bahwa kesepakatan mungkin akan dicapai.

Namun dia menambahkan bahwa cara berjalannya perundingan membuat sulit untuk mempredikisi kapan gencatan senjata tercapai.

Mantan kepala staf Angkatan Darat Israel, Brigadir Jenderal Michael Herzog, mengatakan negaranya sedang berada dalam titik penentu antara mencapai gencatan senjata atau melakukan serangan darat.

Sekjen PBB, Ban Ki-Moon, sudah mendesak agar kedua belah Klik pihak bekerja samaKlik untuk berunding guna mewujudkan gencatan senjata.

Laporan-laporan menyebutkan Menteri Luar Negeri Mesir akan memimpin sebuah delegasi dunia Arab ke Gaza pada Selasa, 20 November.

Link terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>