Obama 'unggul' dalam debat kedua capres AS

Terbaru  17 Oktober 2012 - 13:05 WIB
Romney-Obama

Debat berlangsung ketat dan saling serang antara dua kandidat selama 90 menit.

Tiga pekan menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat, putaran kedua debat capres berlangsung panas antara Presiden Barack Obama dan Mitt Romney.

Obama, dinilai tampil mengejutkan karena nampak lesu dalam debat sebelumnya, terus menyerang argumen Romney sejak acara dimulai. Ruangan debat yang dibuat terbuka di Universitas Hofstra, New York membuat dua kandidat bisa menatap panel penanya atau langsung berhadapan muka bila menghendaki.

Isu domestik masih menjadi perhatian utama mulai dari pajak, lapangan kerja, hingga energi dan jaminan kesehatan.

Berikut adalah komentar berbagai kalangan pasca debat:

Mark Mardell, Editor BBC untuk wilayah Amerika Utara:

"Presiden Obama telah menebus (kekalahan) debat yang lalu. Dia lakukan yang seharusnya, bahkan mungkin lebih."

Linda Fowler, Professor bidang pemerintahan di Dartmouth College:

"Saya pikir kubu Republik kecewa karena Romney gagal menyingkirkan Obama, sementara kubu Demokrat boleh lega karena presiden sekarang sudah kembali tampil total."

John Pitney, Professor ilmu politik di Claremont McKenna College:

"Penampilan presiden malam ini lebih bagus dibanding dalam debat di Denver. Cukup ketat, tapi keunggulan saya berikan pada Obama."

Penontotn debat

Debat dianggap tidak akan terlalu signifikan mengubah pilihan warga AS.

Maria Stavrou, pemilih di Virginia:
"Saya kira debatnya berjalan lebih menguntungkan bagi Presiden Obama ketimbang debat terdahulu, tetapi saya masih berpendapat penampilannya belum sebaik seorang presiden seharusnya dalam sebuah acara debat."

Mike Lewan, pemilih di Virginia:
"Saya kira pada titik ini pemilih yang belum menentukan sikap tinggal sedikit sekali dan kalau benar mereka belum menemukan calon dan menonton debat ini, maka kemungkinan mereka akan lebih memilih Presiden Obama ketimbang Gubernur Romney."

Anna Green, mahaiswi jurusan sastra di Universitas Hofstra:
"Saya bisa benar-benar melihat dimana posisi dua kandidat, benar-benar total. Saya selalu jadi perempuan beriman, seperti Romney dan saya akan tetap mendukungnya dan yakin dia bisa mengubah keadaan negeri ini."

Robin Christian, mahasiswa jurusan manajemen Universitas Hofstra:
"Jelas Obama yang menang, jelas sekali. Saya pikir dia memperjelas kebijakannya. Dia berhasil menunjukkan malam ini bahwa dirinya layak mendapat kesempatan kedua."

Di Facebook seorang pendukung Obama menulis:

"Presiden berdebat jauh lebih baik malam ini. Dia sudah kembali ke arena. Mitt terbata-bata (soal Libia), bahasa Inggrisnya berantakan ('take someone bankrupt') dan menghina kelompok pemilih hispanik (dengan menyebut mereka 'ilegal')."

Sementara pendukung Romney menulis di Twitter:

"Dar. Der. Dor. Romney menyerang dengan trengginas, menunjukkan janji-janji kosong Obama dari isu defisit sampai imigrasi."

Link terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>