Wang Lijun didakwa salahgunakan wewenang

Terbaru  18 September 2012 - 09:55 WIB
Wang Lijun

Sidang Wang Lijun berlangsung tertutup dan dijaga ketat kepolisian.

Proses persidangan mantan Kepala Kepolisian di Chongqing, Cina yang digelar secara diam-diam, akhirnya diketahui hasilnya. Wang Lijun diduga terlibat dalam skandal politik terbesar di negara tersebut selama bertahun-tahun, yaitu pembunuhan pengusaha Inggris.

Dalam persidangan yang dilakukan secara rahasia pada Senin (17/9), Wang Lijun didakwa dengan membelot , penyalahgunaan kekuasaan dan penyuapan.

Sidang rencananya dimulai Selasa, tetapi dipercepat tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu, di sebuah pengadilan di selatan Kota Chengdu.

Wang menyerahkan diri kepada aparat hukum, setelah berupaya mencari perlindungan di konsulat AS di kota tersebut pada Februari.

Tindakan Wang, menyebabkan menurunya pamor politisi Bo Xilai. Pemberitaan menyebutkan Wang melaporkan mengenai keterlibatan istri Bo dalam pembunuhan seorang pengusaha Inggris Neil Heywood yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel kota Chongqing pada 15 November 2011.

Istri Bo,Gu Kailai, divonis hukuman mati dalam kasus pembunuhan tersebut, tetapi pelaksanaan hukumannya ditunda.

Pada persidangan hari kedua, para wartawan diijinkan untuk mengambil gambar selama satu jam diluar gedung pengadilan, seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Chengdu, John Sudworth.

Wartawan asing tidak diberikan akses untuk meliput persidangan.

Tak diketahui secara pasti berapa lama proses persidangan akan berlangsung, tetapi sebelumnya sidang terhadap Gu Kailai, berlangsung dengan cepat.

Bukti konkrit

Wang Lijun

Wang Lijun didakwa pasal pengkhianatan, penyalahgunaan kekuasaan dan penyuapan.

Pemberitaan sidang Wang tak banyak diberitakan oleh media Cina, dan pencarian nama Wang dan yang berkaitan dengannya telah di blokir oleh situs mikroblogs Cina, seperti weibo.

Bagaimanapun, para pengguna internet di Cina menggunakan istilah samaran untuk menyebut nama Wang, seperti "kepala perawat". Wang merupakan mantan wakil walikota di Chongqing.

Pengadilan terhadap Wang digelar menjelang kongres pemimpin partai di Cina, yang diperkirakan akan dilaksanakan pekan depan.

Sebelumnya, media Cina melaporkan bahwa bukti terhadap keterlibatan Wang dalam kasus pembunuhan itu "konkrit dan banyak."

Laporan kantor berita Xinhua menyebutkan tuduhan terhadap Wang adalah dia mengetahui bahwa Gu adalah tersangka pembunuhan, tetapi "mengabaikan pekerjaannya dan mengesampingkan hukum demi keuntungan pribadi."

Tindakan Wang yang mencari perlindungan ke konsulat AS disebutkan memalukan bagi Cina dan membuka isu diplomatik dan rahasia negara, seperti disampaikan analis.

Tetapi sebuah laporan menyebutkan, sebagian besar analis memperkirakan dia akan diberikan hukuman mati, sama dengan Gu.

Dalam persidangan terpisah pada 10 Agustus lalu, empat orang pejabat senior kepolisian dari Chongqing didakwa menutupi bukti-bukti yang berkaitan dengan Gu dalam pembunuhan pengusaha Inggris tersebut.

Pejabat pengadilan mengatakan mereka divonis hukuman penjara antara 5-11 tahun, seperti diberitakan AFP.

Reputasi menurun

Bo Xilai dan Wang Lijun

Bo Xilai (depan) dan Wang Lijun merupakan mantan Walikota dan wakil walikota di Chongqing

Sebelum kasus ini mencuat, mantan atasan Wang di Chongqing, Bo, masuk dalam jajaran elit pemimpin partai.

Tetapi diabelum tampak muncul di hadapan publik setelah skandal ini terungkap. Dia disebutkan tengah diselidiki oleh pejabat disiplin partai.

Wang dikenal sebagai bawahan yang loyal terhadap Bo, tetapi pada bulan Februari pemerintah kota Chongqing menyatakan Wang dipindahkan ke posisi lain.

Empat hari kemudian, dia melarikan diri ke konsulat AS yang berada dekat Chengdu, banyak kalangan menyebut dia berupaya mencari suaka.

Dia sempat menginap selama satu malam, dan kemudian menyerahkan diri kepada polisi.

Menurut kantor menteri luar negeri Inggris, Wang menyampaikan tuduhan mengenai kematian Heywood kepada konsulat.

Wang, 52 tahun, memulai karir sebagai penegak hukum di wilayah Mongolia pada 1984 dan pindah ke kota Chongqing pada 2008.

Dia memiliki reputasi yang baik dalam pemberantasan kriminal dan menjadi subyek drama televisi yang bercerita tentang petugas kepolisian.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>