
Pengumumkan Panetta diperkirakan akan membuat Cina marah.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, mengatakan AS dan Jepang sepakat untuk membangun sistem pertahanan rudal kedua di wilayah Jepang.
"Amerika Serikat dan Jepang telah mulai koordinasi pengiriman radar TPY-2 tambahan di masa depan ke Jepang," katanya.
Leon Panetta mengumumkan hal tersebut bersebut dalam kunjungannya ke ibukota Jepang, Tokyo pada Senin, 17 September.
Dia mengatakan sistem pertahanan rudal kedua itu akan meningkatkan kemampuan untuk mempertahankan kedua negara dari ancaman serangan rudal balistik Korea Utara.
"Ini akan meningkatkan kemampuan untuk mempertahankan Jepang, mempertahankan pasukan Amerika yang dikirim dan wilayah Amerika dari ancaman serangan balistik Korea Utara," kata Panetta yang didampingi oleh Menteri Pertahanan Jepang, Satoshi Morimoto.
Cina akan marah?
Namun lokasi pasti sistem pertahanan misil Jepang-Amerika ini masih belum ditetapkan.
Wartawan BBC di Beijing, Rupert Wingfield-Hayes, melaporkan kedua sekutu juga memperhatikan dengan seksama perkembangan militer Cina.
Meskipun Washington dan Tokyo sama-sama menegaskan bahwa sistem tersebut tidak ditujukan untuk Cina, tambah Wingfield-Hayes, perjanjian terbaru ini diperkirakan akan membuat marah Cina.
Jepang dan Amerika Serikat telah menjalin kerjasama sistem pertahanan misil selama bertahun-tahun terakhir.
Kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta, ke Jepang merupakan bagian dari lawatannya ke Asia, termasuk ke Cina dan Selandia Baru.






