
Terjadi serangkaian ledakan bom di Damaskus sejak Maret 2011.
Bom sepeda motor meledak di utara ibukota Suriah, Damaskus, menewaskan setidaknya lima aparat keamanan, demikian laporan media pemerintah.
Para pejabat mengatakan sasaran ledakan bom adalah orang-orang yang meninggalkan Salat Jumat di Masjid al-Rukniya.
Media pemerintah menyebut ledakan ini sebagai serangan teroris, namun Organisasi Pemantau HAM Suriah yang berpusat di Inggris mengatakan serangan ini ditujukan ke aparat keamanan.
Ledakan ini menyebabkan enam aparat keamanan terluka, beberapa di antaranya sangat serius, kata Organisasi Pemantau HAM Suriah.
Serangan terjadi ketika para pegiat mengatakan 55 orang tewas dalam pertempuran antara kelompok oposisi dan pasukan pemerintah Suriah di berbagai lokasi di Suriah, hari Jumat (07/09).
Sementara itu ketua Palang Merah Internasional, Peter Maurer, mengatakan pertemuan dengan Presiden Bashar al-Assad berjalan positif.
Maurer mengungkapkan ia membahas perlunya mengurangi kendala di lapangan agar para relawan dan petugas Palang Merah diberi akses untuk menemui para tawanan.
"Yang kami dapatkan hari ini adalah komitmen, dan kami punya mekanisme untuk menerapkan komitmen tersebut," kata Mauerer.
"Tapi yang tidak kalah penting adalah komitmen dan mekanisme ini harus menghasilkan sesuatu," katanya.






