Ketika badai pasir terbesar melanda Beijing di tengah polusi parah, warga menyebut kondisi seperti 'kiamat'

Warga naik sepeda di Beijing pada Senin (15/03).

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Warga Beijing mengalami polusi parah.
Waktu membaca: 3 menit

Ketika ibu kota China, Beijing diliputi debu tebal akibat badai pasir terparah dalam satu dekade terakhir, jarum di alat pengukur kualitas udara menembus angka tertinggi, di tengah polusi udara yang sudah buruk.

Peringatan tentang embusan pasir dan debu dari kawasan gurun pasir di barat China itu ditetapkan sampai Selasa (16/03) pagi.

Badai pasir itu menyebabkan melonjaknya polusi udara dengan angka di sejumlah tempat, 160 kali di atas angka yang direkomendasikan.

Ratusan penerbangan dibatalkan ketika langit Beijing berubah menjadi oranye hari Senin (15/03).

Baca juga:

Badai pasir ini dibawa oleh angin kencang dari Mongolia dalam.

Di Mongolia sendiri, badai pasir parah menyebabkan setidaknya enam orang meninggal dan puluhan lainnya hilang.

Warga naik motor di Hohhot, Mongolia dalam, daerah otonomi China.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Warga naik motor di Hohhot, Mongolia dalam, daerah otonomi China.

Indeks kualitas udara mencatat angka "bahaya" 999 pada Senin (15/03), dan warga harus melewati udara gelap Beijing akibat badai pasir.

Badan meteorologi China mengeluarkan peringatan kedua tertinggi sebelum pukul 07:30 pagi waktu setempat dan kondisi itu tetap berjalan sampai tengah hari.

Ketika indeks kualitas udara Beijing (air quality index AQI) mencapai 999, Tokyo mencatat 42, Sydney 17 dan New York 26. Hong Kong serta Taiwan mencatat kondisi "moderat" mencapai masing-masing 66 dan 87.

WHO mencatat level aman kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel polusi yang disebut particulate matter (PM) yang ditemukan di udara.

Keterangan video, Badai pasir terparah membuat langit Beijing menjadi oranye.

Tingkatan PM2,5, partikel udara yang masuk ke paru-paru tercatat di atas 600 mikrogram di banyak kawasan di Beijing dan mencapai rata-rata 200 dalam periode 24 jam sebelum tengah hari.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO merekomendasikan angka rata-rata 25.

"Seperti kiamat"

Hentikan X pesan, 1
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 1

Badai yang terhembus dari padang pasir menyebabkan partikel PM 10 tercatat melebihi 8,000 mikrogram, menurut media resmi.

Media China, Global Times melaporkan paling tidak 12 provinsi di China, termasuk Beijing, terdampak badai ini dan mulai membaik Senin malam.

"Rasanya seperti kiamat," kata warga Beijing Flora Zou kepada kantor berita Reuters.

"Dalam kondisi seperti ini, saya benar-benar tidak mau berada di luar," katanya.

Hentikan X pesan, 2
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 2

Badai pasir cukup biasa terjadi pada bulan-bulan seperti sekarang, namun biasanya karena hembusan angin yang melewati Gurun Gobi.

Namun warga China mengatakan mereka belum pernah menyaksikan kondisi separah ini dalam 10 tahun terakhir.

Keruskan hutan dalam skala besar juga dianggap sebagai faktor yang menyebabkan badai pasir.

China melakukan penghijauan kembali di seputar kawasan untuk membatasi pasir yang terhembus ke ibu kota.

Beijing menanam pohon-pohon untuk menangkal debu dan pasir dan mencoba membentuk koridor udara agar badai pasir dan polutan lain dapat berlalu dengan cepat.

Hentikan X pesan, 3
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 3

Di media sosial, sejumlah orang membagikan tangkapan layar indeks kualitas udara yang menunjukkan angka sangat tinggi, atau melewati indeks.

Sejumlah warga di Ningxia, China barat, mengatakan mereka terbangun tengah malam dan merasa tidak bisa bernafas.

Hentikan X pesan, 4
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 4

Beijing dan sekitarnya mengalami polusi tinggi dalam minggu-minggu terakhir ini. Ibu kota China ini diliputi kabut selama pertemuan parlemen nasional bulan ini.

Hentikan X pesan, 5
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan, 5

Pejabat di Tangshan, kota pembuat baja dan sumber polusi di Beijing dan Hebei, mengatakan akhir pekan lalu, mereka akan menghukum pengusaha yang tidak melakukan langkah menangani kabut.

Langit Beijing tertutup debu dan pasir.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Langit Beijing tertutup debu dan pasir.

Salah seorang aktivis kelompok lingkungan Greenpeace mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa parahnya polusi akhir-akhir ini karena "tingginya" aktivitas industri.