Pawai Keadilan di Turki berakhir dengan aksi massal di Istanbul

Sekitar 100.000 warga Turki meramaikan aksi unjuk rasa menentang pemerintah di Istanbul, yang mengakhiri Pawai Keadilan dari Ankara sejak pertengahan Juni lalu.

Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Diperkirakan lebih dari 100.000 warga Turki berkumpul di Istanbul untuk mendengarkan pemimpin oposisi, Kemal Kilicdaroglu, menyerukan dipulihkannya kedilan dalam aksi Minggu (09/07) yang merupakan aksi terbesar untuk memperlihatkan penentangan atas pemerintahan Presiden Recip Tayyip Erdogan dalam beberapa tahun belakangan.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Kemal Kilicdaroglu -pemimpin partai oposisi utama, Partai Rakyat Republikan, CHP- melempar bunga dalam aksi di Istanbul yang menjadi penutup dari yang disebut 'Pawai Keadilan' dengan ikut berjalan kaki sekitar 20km setiap harinya sejak 15 Juni lalu.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Aksi untuk keadilan menentang penangkapan atas sekitar 50.000 dan pemecatan maupun penghentian kerja sementara atas lebih dari 100.000 pegawai negeri sebagai tanggapan pemerintah Turki atas kudeta militer yang gagal pada Juli 2016 lalu.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Ribuan orang ikut berpawai pada tahap akhir dalam aksi Pawai Keadilan yang dipicu oleh penangkapan atas seorang anggota parlemen Elis Berberoglu, yang ditangkap karena dituduh membocorkan dokumen yang menuduh pemerintah Turki mendanai kelompok jihad di Suriah.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Pawai keadilan -atau adalet dalam bahasa Turki- berlangsung dari ibu kota Ankara ke Istanbul sejauh 450km digelar sejak tanggal 15 Juni lalu dan berakhir tak jauh dari tempat penahanan Elis Berberoglu.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Para pengunjuk rasa yang berkumpul di Istanbul dituduh Presiden Erdogan sebagai pendukung terrorisme dan Partai CHP -yang menggagas unjuk rasa- disebutnya sudah bertindak melampaui oposisi politik dengan bertindak bersama organisasi teroris.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Wartawan BBC di Istanbul, Mark Lowen, melaporkan unjuk rasa menjadi 'pertunjukan yang tidak biasa' untuk memperlihatkan penentangan atas Presiden Erdogan.
Turki, Istanbul, protes.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Di kalangan warga Turki yang ikut unjuk rasa pada Minggu (09/07), berkembang perasaan bahwa pemerintah Turki menggunakan kudeta yang gagal Juli lalu sebagai alasan untuk memberangus semua lawan politik dan bukan hanya para pendukung kudeta.