
Abba terkenal setelah menjuarai Eurovision pada 1974
Sebuah museum yang didedikasikan untuk grup musim pop Abba akan dibuka tahun depan di Stockholm.
Museum yang didirikan dengan dukungan mantan anggota Abba Bjorn Ulvaeus itu, akan menampilkan kostum-kostum panggung mereka yang berkilauan, instrumen dan benda-benda kenangan lain.
Para pengunjung juga bisa menyanyikan lagu-lagu Abba di sepanjang hologram grup tersebut.
Ulvaeus mengatakan ia berharap semua anggota Abba dapat menghadiri pembukaan museum tersebut awal musim semi nanti tetapi ia menyatakan tidak akan ada reuni di atas panggung.
"Ini adalah kekuatan Abba bahwa anda semua mengingat anak-anak muda yang ambisius dan enerjik di tahun 70an, dan bukan sekumpulan orang lanjut usia yang merasa terpanggil untuk naik ke panggung dan bermain musik sepanjang waktu," kata dia.
Stockholm sudah lama mempertimbangkan membangun museum untuk grup pop paling sukses dari Swedia ini, tetapi rencana konstruksi dibatalkan pada 2008.
Ulvaeus mengatakan pada para wartawan bahwa ia sempat merasa ragu menjadi "artefak museum sebelum saya mati," tetapi ia menyukai gagasan memasukkan Abba di bersama musisi-musisi Swedia lainnya.
"Musik pop Swedia sangat penting dalam warisan budaya kami dan Abba adalah salah satu merk yang sangat terkenal."
Abba populer setelah menjuarai Kontes Lagu Eurovision pada 1974 dengan lagu Waterloo dan menjual lebih dari 400 juta kopi rekaman di seluruh dunia.






